Awalnya saya puas dengan aplikasi MyDiary, meskipun versi trial, nag screen-nya tidak terlalu mengganggu. Cukup baik untuk menampung ide-ide aneh saya. Ketika di situs web tersedia versi yang lebih baru, saya putuskan untuk mengunduhnya. Tidak ada perubahan yang menarik dari versi sebelumnya. Malah sekarang hanya bisa menulis sepuluh postingan saja. Kalau mau lebih silakan beli. Googling mencari serial number pun tidak ketemu-ketemu. Saya putuskan untuk mengganti aplikasinya saja.
Hasil googling dengan kata kunci journal macintosh, berjodohlah saya dengan macjournal. Menyediakan lebih dari apa yang saya butuhkan. Tampilan sederhana, ternyata menyediakan berbagai macam pengaturan, seperti layaknya program pengolah kata. Memasukkan berbagai jenis file, pemberian label dan tag khas blog pun bisa. Untuk keamanan dan privasi, tersedia pengaturan password untuk jurnal yang dibuat. Dan yang baru saja saya ketahui, mampu mengunduh postingan dari aneka blog, dalam hal ini postingan blog saya di Blogger berhasil diunduh lengkap dengan gambarnya. Sangat menyenangkan.
Di situsnya sendiri aplikasi ini memang dibuat khusus untuk jurnal. Analoginya, apakah Valentino Rossi dapat menjadi juara, jika hanya mengendarai motor bebek? Kemampuan membalap Rossi tentu butuh dukungan motor yang bagus selain tim yang solid. Begitu juga dengan menulis, notepad bisa saja digunakan, tidak ada yang menyalahkan, tapi jelas tidak nyaman. :D
Promosi saya ini menarikkah? Atau justru kebalikannya, monoton dan membosankan? :P
Hal-hal yang saya sukai dari dulu hanya dua, membaca dan mendengarkan musik. Bisa dikatakan hampir tidak mengalami rasa bosan, hanya mata dan kuping sakit jika kebanyakan. Kini prosesnya saya balik. Memainkan alat musik gitar saya menyerah, hanya menghasilkan nada-nada standar dari kunci-kunci standar, kurang bisa dinikmati biarpun oleh saya sendiri. Feeling untuk menyamakan nada gitar sebagaimana mestinya susah saya dapatkan.
Berbeda dengan menulis untuk menghasilkan bacaan. Begitu banyak hal-hal terlintas di benak pada berbagai kesempatan. Baik ingatan masa lampau, keinginan di masa depan, atau yang tidak ada hubungannya dengan waktu seperti gombalan, topik tidak penting, ide gila, dan sebagainya. Mungkin apa yang pernah saya tulis tidak berarti apapun bagi yang membaca dan malah membuang waktu. Namun saya menikmati proses kreasinya serta hasilnya. Biasanya saya menulis kalimat-kalimat pendek dengan penyusunan baris-baris ala puisi dan saya anggap ini adalah ciri khas saya. Kali ini saya mencoba sesuatu yang baru. Menarik juga ;)
Saya jarang menulis tentang apa yang saya rasakan. Mungkin karena tidak berperasaan :D
Bagi saya itu tidak untuk dituliskan, tapi kadang bisa diceritakan/diekspresikan.
