08 November 2009

ketika [hampir] semua teman sudah menikah

ngiri tau!
.
turut berbahagia!
lebih tepatnya terluka!
.
paniklah!
.
sialan!
saya ditinggal sendirian
.
tiga purnama lagi saya menyusul!
.
si dia
akan kudesak-desak
.
sedih pastinya
galau tentunya
risauku meraja
.
mental kupersiapkan
sampai mapan
kalau ditanya 'kapan'
.
tidak terlalu khawatir
barisan sakit hati
masih menerima lamaran
.
santai saja
bergerak ketika waktunya tiba
biar mencengangkan
.
desain undangan sudah tercipta
tinggal mendesain
nama di sebelah nama saya
.
saya menanti orang yang tepat
meski waktunya jadi tidak tepat
.
hanya dengannya
atau tidak sama sekali!!
.
menyesal
nasi sudah menjadi bubur
dan buburnya pun hancur
.
dicari sukarelawan!
untuk simulasi pernikahan
.
opsi siap dan siapa sajalah
sepertinya harus saya ambil
.
saya hanya berharap
tidak mendapat piala bergilir
yang terakhir
.
satu-satunya hiburan
saya mendapatkan cintanya
meski tak memilikinya
.
dua tahun lagi
sedang mengamati
selanjutnya audisi
.
pasrah.
.
entahlah!!