23 Februari 2009

jajanan pasarku..

Gara-gara si Faga ngomong ketan lupis jadi kangen jajanan ini. Disajikan bareng cenil, ketan hitam, klepon, legendar, yg lain lupa. Disiram dengan kincau kental, setelah sebelumnya ditabur parutan kelapa. Komposisi yang unik rasanya. Cenil yang biasanya warna merah, putih, atau hijau, berasa kenyal gurih. Kenyalnya sendiri berisiko bikin 'keloloden' karena susah dikunyah. Trus si klepon, hijau bundar-bundar isinya gula jawa cair,gurih gurih manis. Ketan lupisnya sendiri agak liat rasanya dan gurih. Sementara ketan hitamnya gurih standar. Yang gurih-gurih asin yaitu legendar yang warna putih bentuk kotak-kotak panjang. Bukan harga mati, pembeli boleh memilih sendiri kombinasinya. Disajikan dalam 'pincuk' diambil dengan 'biting'/tusukan dari lidi. Terus pakai 'suru'/sobekan daun pisang selebar beberapa senti yang dilipat jadi dua, untuk menyendok ketan dan yang nempel di pincuk. Kalau agak rakus, pincuknya dijilat-jilat.

Selanjutnya adalah dawet legendaris dari jepara. Pikulan besar, yang satunya berisi dawet warna merah, satunya santan. Di atas salah satunya ada wadah tempat naruh pemanis/gula. Yang bikin terkesan adalah ibunya cepet banget meracik dawetnya, baik ditaruh di gelas kalau yang minum di tempat atau dibungkus plastik. Teknik mecahin es batunya unik, pakai gelas, bagian dasarnya tentu saja. Sayang beberapa waktu lalu sudah pensiun.

Jenang blendhung, campuran jenang putih dan jagung rebus, istimewanya jagungnya benar-benar empuk. Sego jagung cocok untuk mereka yang menghindari manis-manis gula, identik dengan jaman perjuangan, ingat lagu Caping Gunungnya Waldjinah. Tiwul, penganan warna coklat seperti dedak yang padat. Enak banget sama parutan kelapa. Gatot, dari ketela yang diolah hinga bentuknya hitam-hitam dan lengket-lengket.

Aneka jajanan tenongan. Gondang-gandung, sate telur puyuh, jenang merah delima atau ketan hitam, lemper, nagasari, semarmendem, gandos (ini asli enak), aneka gorengan, aneka mihun, capcay,kue-ku warna merah isi campuran gula jawa dan parutan kelapa, risoles,lumpia,martabak kecil. Masterpiece-nya adalah kue celorot/celurut yg dililit daun kelapa mengerucut.

Kue mata sapi dan corobikang. Berbentuk setengah bola hasil cetakan di atasnya ditaruh irisan pisang. Paduan hebat, rasa gurih dan manis. Sedang corobikang dominan manis. Penjualnya dari aku masih kecil hingga beberapa waktu lalu masih tetap sama. Mengenakan 'jarik', mengipasi 'anglo', dimana cetakan logam di atasnya. Telaten mengaduk adonan cair dan mengawasi kue yang dipanggang.

Hei kawan, semua jajanan itu ada di pasar Kebonpolo-Magelang. 'Tukang jajan ini mbesuk nek pas pulang akan mbeli n mborong banyak-banyak'. :D